Scroll untuk baca artikel
Light NovelTensura

LN Tensura Volume 9 Part 6: Suna Marah Besar Karena Masakannya Dihina, Diablo Ingin Membantai Party Masayuki

316
×

LN Tensura Volume 9 Part 6: Suna Marah Besar Karena Masakannya Dihina, Diablo Ingin Membantai Party Masayuki

Sebarkan artikel ini
Tensura Volume 9 Part 6: Suna Marah Besar Karena Masakannya Dihina, Diablo Ingin Membantai Party Masayuki

Pada kesempatan kali ini, Sampean akan melanjutkan Pembahasan alur cerita light novel Tensura volume 9 part 6. Jika kalian belum membaca part sebelumnya, kalian bisa membacanya terlebih dahulu link disini.

Di sini kita akan diperlihatkan, Tindakan Suna yang luar biasa, dan kita juga akan diperlihatkan, Diablo yang berniat memusnahkan Pahlawan Masayuki. Dan langsung saja, tanpa basa-basi lagi, Mari kita mulai.

Tensura Volume 9 part 6

Sebelumnya, Rimuru secara tak langsung menyamakan Frey seperti sejenis burung. Dan tentunya, itu membuat Frey sangat tersinggung. Rimuru yang menyadari jika dirinya keceplosan itu pun langsung tegang sekali. Itu karena, itu adalah kata-kata yang tak seharusnya Rimuru ucapkan.

Frey yang tersinggung itu pun bertanya, Apakah Rimuru sama mengatakan bahwa, aku berada di level yang sama dengan burung?

Rimuru dengan gugup menjawab, Hmm, maksudku bukan seperti itu.

Di satu sisi, Carrion yang tak bisa menahan tawanya itu pun tertawa. Hahahaha! Luar biasa Rimuru, kau benar-benar pria yang luar biasa, Hingga memperlakukan Frey seperti seekor burung. Ini adalah mahakarya Rimuru. Carrion yang tak bisa membaca suasana itu pun tertawa terbahak-bahak.

Bahkan Milim juga berkata, hmm, bahkan aku pun tak berani mengatakan itu.

Medengar ucapan Carrion dan Milim, Frey pun bertambah marah. Apanya yang lucu Carrion, Milim?

Di tengah kemarahan Frey tersebut, Rimuru pun menundukkan kepalanya dan meminta maaf di hadapan semua orang.

Rimuru juga mengatakan, jika ia tak bermaksud menyinggung Frey tersebut. Rimuru hanya sedikit khawatir jika ada hidangan yang tak disukai para tamu.

Dan betapa mengejutkannya, Frey langsung tersenyum dan berkata, Seperti yang diharapkan dari Rimuru sama. Aku tahu bahwa Rimuru sama tak bermaksud menghinaku. Aku hanya ingin menguji bagaimana anda bereaksi di situasi seperti itu. Dan itu seperti yang ku harapkan dari anda, Rimuru sama.

Jadi, aku akan senang jika Milim bisa tumbuh dengan anda sebagai teladan. Dengan kata lain, Frey ingin akan Milim belajar dari sikap Rimuru.

Dengan demikian, Rimuru pun berhasil keluar dari situasi tegang tersebut. Namun setelah itu, Frey menatap Carrion dengan marah dan langsung mencengkram kepala Carrion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *